Oleh: EL-Asah | 26 Mei 2011

PERTOLONGAN DARI ATAS

Maz. 124:1-8

Mazmur 124 berisi perenungan berbagai pengalaman hidup bangsa Israel masa lalu.  Hidup yang telah dilalui selalu dibayang-bayangi dengan bahaya. Namun mereka menyadari bahwa Allah berkarya secara terus menerus sepanjang sejarah hidup mereka.     

Pernyataan; Pertolongan kita dari Tuhan adalah prinsip iman, yang  memberi pengharapan, semangat hidup, dan jaminan bagi umat Allah.

I. Gambaran (figur) Sang Penolong

  1. Dia adalah Sang Pencipta langit dan bumi. at. 8; Sebagai Penciptan Ia adalah pengada dan pemilik segala sesuatu
  2. Penguasa mutlak atas alam semesta –Maz.121:1 – segala kekuatan tunduk kepada-Nya.

II.      Bentuk-bentuk pertolongan

  1.  Keberpihakan – at. 1-2.

Dalam situasi-situasi khusus, Allah menolong umat-Nya dengan cara memihak/berpihak

  1. Ketika umat-Nya menghadapi perlawanan, ancaman, Allah tampil menggantikan mereka; Kel. 14:13-14.
  2. Ketika umat-Nya mengalami penindasan, Allah bertindak keras membela mereka; Kel. 14:30-31.
  3. Ketika wabah maut merenggut nyawa ribuan orang, Allah menyelamatkan umat-Nya; Maz. 91:5-8.

Mengapa Allah berpihak?  Allah sebagai Penguasa mutlak, bebas menentukan apa yang Dia akan lakukan, dan apapun yang dilakukannya selalu benar; Rom. 9:13.

2. Perlakuan secara khusus – at. 4-6

Allah selalu memperlakukan umat-Nya berbeda dari semua manusia.

  1. Mengangkat mereka saat jatuh; Maz.37:23-24
  2. Mencukupi sehingga tidak meminta-minta – Maz. 37:25-26
  3. Menjaga dengan setia; Maz. 121:5-8.
  4. Memaafkan dan tidak menghukum –Maz. 32:5, 103:3

III. Pertolongan Bersyarat.

Pertolongan dari Tuhan – memang berdasarkan kehendak-Nya – tetapi bukan berarti tanpa syarat.  Syarat-syarat.

  1. Takut akan Tuhan. Maz. 128:1-6, suami yang takut  Tuhan, keluarganya diberkati.
  2. Tulus hati – Maz. 24:4-5, orang yang tulus akan menerima berkat dan pembelaan
  3. Setia  seumur hidup – Maz. 27:4-5, yang akan dilindungi dari bahaya-bahaya maut.

Konklusi

Kita hanya bisa mengharapkan dan mengandalkan pertolongan dari Tuhan, sebab Dialah satu-satunya yang memiliki kapasitas sebagai Penolong. Ia menolong dengan cara-Nya sendiri. Orang-orang yang mengharapkan pertolongan dari Tuhan harus mempersiapkan diri dengan cara: takut akan Tuhan   tulus hati, dan setia sampai akhir.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: